Wew lamo jugo ambo tak jumpo samo sahabat-sahabat blogger.. heloow sahabat blogger.. waaah sampek banyak debu yang nempel di blog saya nih, sudah waktunya untuk diberes-beresin, fuuh...fuuh...fuuh...
Cerita saya hari ini, start dari jam 07.00 pagi tepatnya tanggal 24 february 2012, saya mulai dengan semangat yang tinggi untuk melakukan aktifitas yang sudah saya planingin dari kemaren. planing saya adalah go to Lamongan, aseeg-aseeeeg.. :) ada sedikit misi yang mau saya tuntaskan. Oke saya berangkat ke Lamongan dengan tujuan mau buat SIM A, Eittsss tapi ga pake nyogok lo ya, saya mah orangnya anti sama yang nama nya nyogok-menyogok, heheee.. *emank ga ada yang di pakek buat nyogok, wkwkwk.. 

Saya datang ke bagian layanan SIM, sebelumnya belum sempet belajar tentang materi soal ujian SIM sih. perlu sobat ketahui soal ujian saya tadi ada 30 soal dan untuk lulus harus benar minim 18 soal dengan waktu penyelesaian keseluruhan adalah 15 menit. Ternyata ujian pertama saya tadi gagal, hiks..hiks.. #susah sob soal-soalnya. Alhasil 2 minggu kemudian saya disuruh datang lagi untuk mengikti ujian.. daaannn 2 minggu telah berlalu, saya pun enggan datang kembali.. males !!
Sekedar sharing pengalaman soal ujian SIM C dan SIM A. Sebenarnya cukup mirip tidak terlalu sulit, eitts bukan berarti bisa dilakukan tanpa ada persiapan. hal ini terbukti dengan banyaknya peserta ujian yang tidak lulus bersamaan dengan saya waktu itu, haha.. jadi bukan saya nya yang bodoh tapi emang soalnya aja yang ga umum, huuufft..
Nih sebagai tambahan referensi sebelum melakukan ujian SIM A,B,C, Dll, saya sudah mempersiapkan latihan soal untuk sobat semua. Bagi yang mau tau silakan Masuk.

Nih sebagai tambahan referensi sebelum melakukan ujian SIM A,B,C, Dll, saya sudah mempersiapkan latihan soal untuk sobat semua. Bagi yang mau tau silakan Masuk.
Soal Ujiann SIM C:
Ketentuan
dalam ujian praktek SIM C adalah kaki tidak boleh turun atau menginjak
tanah selama tes berlangsung, terdiri dari 3 bagian:
* Jalan lurus sempit
* Jalan membentuk angka 8 yang menurut saya sih diameter nya sangat kecil
* Jalan zigzag yang jaraknya sangat sempit dan lumayan sulit.
Soal Ujian SIM A:
Ujian teori Sim A banyak memiliki kesamaan dengan materi dari soal ujian SIM C dengan tambahan mengenai ketentuan penggunaan SIM A, B dan jenis SIM lainya, Kir, masa berlaku SIM termasuk ketentuan pencabutan SIM. Dan dalam ujian praktek hanya terdir dari 2 aktivitas:
* Parkir dengan arah kebelakang tanpa ada pengulangan misal maju-mundur.
* Berhenti pada konstruksi jalan yang miring/tanjakan, disitu peserta tes yang sedang membawakan mobilnya tidak boleh terdorong kebelakang atau mundur kebelakang.
Ok itu sharing pengalaman saya, semoga bermanfaat. Jika sobat memiliki pengalaman atau tips lainya, atau ingin menyempurnakan tulisan diatas maka silahkan masukkan komentar sobat..
Saran terakhir, mari kita gunakan prosedur resmi untuk mengurus SIM ().. 





Thankzzz gun, sangat membantu sekali...:D
BalasHapusThanks sob dah mampir
BalasHapus